Ini alasan EGC Bisa jadi strategy yang lebih powerful dari influencer—Brand Wajib Tahu!

EGC Content

EGC (Employee Generated Content) adalah jenis konten sosial media dengan memanfaatkan tim internal dari brand itu sendiri di konten organik mereka. Berbeda dengan UGC (User Generated Content) UGC lebih menekankan pada pengalaman customer ketika menggunakkan produk atau jasa mereka. EGC bisa di share secara personal melalui berbagai channel brand atau sosial media brand yang bersangkutan seperti:

  • Blogs
  • Post Social Media
  • Video Reels/Tiktok
  • Foto
  • Ataupun Tiktok

Keungggulan Konten EGC

Konten EGC memiliki beberapa keunggulan strategi dibanding traditional marketing. Beberapa keunggulan tersebut untuk melangkapi apa yang sudah bisa di deliver oleh traditional marketing. Apa saja keunggulan Konten EGC:

  1. Otentik

    Melalui konten EGC brand berusaha menyampaikan sudut pandang yang berbeda untuk men-sosialisasikan brand mereka ke publik. Tidak seperti Traditional Marketing, melalui konten EGC brand berusaha menghapus gap diantara brand dan customer. Customer bisa langsung ikut merasakan kultur perusahaan dari produk/jasa yang mereka beli.
  2. Meningkatnya Engagement

    Bayangin misal ngasih tau temen kamu tentang insight sebuah produk langsung dari orang dalem brandnya. Satu orang karyawan yang punya followers yang ngepost via story atau lewat reelsnya bisa datengin traffic / engagement ke akun brand lebih cepat dan efektif
  3. Dari Biasa jadi Luar Biasa

    Pernah gak kepikiran “Kapan ya gw ngerasain fasilitas pijat kantor gratis ?” nah konten EGC itu jawabannya. Daripada terus terusan keluarin budget gede buat konten marketing. Mending manfaatin tim internal buat bikin kontennya langsung. Hasilnya bisa lebih jujur dan relatable!
  4. Bikin brand makin dilirik

    alah satu keuntungan paling kerasa dari strategi EGC (Employee-Generated Content) adalah: bikin kantor kamu makin menarik di mata calon karyawan. Cukup search nama brand kamu di sosial media, mereka udah bisa lihat vibes kantor, nilai-nilai perusahaan, dan suasananya dari konten yang dibuat langsung sama tim internal.Ini bisa bikin efek “attraction otomatis” dari orang-orang yang emang udah klik sama culture kantor kamu ✨
  5. 🔁 Kalau Udah Pernah Pakai UGC, EGC Itu Tinggal Lanjutannya

    Kalau kamu udah biasa main di dunia UGC (User-Generated Content), ngelola EGC tuh gampang banget. Proses ngumpulin kontennya mirip: tinggal kumpulin dari sosial media, kurasi, terus dipost! Kuncinya? Presentasi dan kurasi. Gimana kamu nampilin konten EGC atau UGC itu penting banget biar audiens kamu makin ngerti value produk/jasa kamu secara otentik. Makanya, platform UGC/EGC yang bisa bantu organize dan tampilkan konten secara rapi tuh ideal banget. Biar semua konten dari sosial media bisa nyatu dan dipake ulang dengan lebih maksimal 💡

Top Global yang menggunakkan strategi EGC di brand mereka:

  • Starbucks | Instagram: @starbucks
  • Salesforce | Instagram: @salesforce
  • Planet Gadget Store | Instagram @planetgadget.store

3 Jenis konten di sosial media yang umum dipakai pebisnis fnb

jasa konten sosial media

Era sosial media seperti sekarang untuk sebuah bisnis fnb, cafe, restaurant sangatlah memerlukan sosial media untuk lebih mudah menjangkau target audience yang akan bisa menjadi customer di kemudian hari. Kami telah merangkum ada 3 jenis konten sosial media yang umum dipakai pebisnis fnb untuk menunjang bisnis kamu.

  1. POV (Point Of View)
    Adalah konten yang dibuat untuk menunjukkan sudut pandang dari si pembuat konten (Content-Creator) . Tapi POV kaya gimana tuh. Jadi gini, kamu bisa nunjukin proses memasak menu2 yang memiliki nilai jual di restoran/ cafe kamu. atau POV bartender kalo misal restoran kamu menyediakan bar.
  2. Testimoni Pelanggan
    Ini sih wajib banget hukumnya karena restoran kamu menyediakan makanan/minuman ke pelanggan dan pelanggan wajib tau review dari setiap menu dan pengalaman yang mereka cicipi di restoran kamu.
  3. Konten Promo, Giveaway atau Discount
    Ini bentuknya bisa macem2 yang tujuannya meningkatkan loyalitas pelanggan restoran kamu. Biar makin deket sama brand yang kamu punya. Challengenya pun bisa macem2 tergantung istilahnya Gamifikasi yang kamu bikin, beberapa contoh yang sering dipake: Stamp challenge (ngumpulin cap), atau ngasih Discount tertentu waktu grand opening.